2020-02-21 dibaca : 1 Kali

Kabupaten Pesawaran Menjadi Percontohan Budi Daya Ikan King Kobia Di Indonesia

bagikan informasi ini :

Bupati Pesawaran Hi. Dendi Ramadhona, S.T. mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung. Di mana, Kabupaten Pesawaran ditunjuk sebagai sentra ikan King Kobia dan menjadi percontohan budi daya ikan King Kobia di Indonesia. Hal itu di utarakan Bupati Dendi ketika Menghadiri dan menjadi Narasumber pada acara Temu Lapang bersama Dirjen serta Sosialisasi Kawasan King Kobia dan Panen Perdana bersama Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung Kementerian Kelautan & Perikanan serta pembudi daya ikan laut Kelompok Cemerlang di Desa Durian Kec. Padang Cermin Kab. Pesawaran, Kamis (20/2).

Itu membuktikan bahwa sumber daya alam di Pesawaran kaya. "Jangan kita sia-siakan. Saya berkomitmen bersama jajaran bahwa King Kobia memiliki nilai tambah bagi masyarakat di wilayah pesisir. Saya minta OPD terkait juga menyosialisasikan ikan ini kepada masyarakat di pasaran lokal melalui kegiatan Gemari," ujar Bupati.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si. mengatakan budi daya ikan King Kobia dari hasil rekayasa penelitian yang berlangsung 10 tahunan.

"BBPBL Lampung melakukan kegiatan ini dengan konsisten, karena memiliki tugas secara moralitas untuk bisa menyebarluaskan agar King Kobia menjadi Ikan andalan nasional. Oktober lalu, Pak Menteri sudah melaunching ikan ini menjadi ikan budi daya nasional serta menjadi pencontohan pertama di Indonesia, yakni di Desa Durian," kata Dr. Ir. Slamet Soebjakto, M.Si.

Beliau berharap budidaya ikan King Kobia jangan sampai mengalahkan ikan lainnya seperti Kerapu. King Kobia dapat menjadi tambahan komoditas untuk budidaya. “Ikan ini sangat mendunia. Selain rasanya gurih, juga dapat dimasak dengan berbagai olahan. Tolong kerjasama semua pihak untuk turut memasarkan ikan King Kobia ini,” tegasnya.

Menurut dia, langkah tersebut semakin baik jika ada lahan untuk pusat kuliner. "Saya akan mintakan Dirjen Daya Saing untuk pembangunan kuliner di wilayah pesisir. Saya juga sudah tugaskan kepada Kepala BBPBL Lampung (Ir. Ujang Khomarudin AK, M.Sc) untuk mengembangkan ikan ikan laut kepada masyarakat," ucapnya.


Di bagian lain, Kepala BBPBL Lampung Ir. Ujang Khomarudin A.K., M.Sc. menjelaskan bahwa BBBPL Lampung mendistribusikan benih ikan King Kobia untuk kelompok pembudi daya ikan di Desa Durian, Kecamatan Padangcermin, sebanyak 32 ribu ekor dengan potensi panen sebesar 76,8 ton pada 2019. Tahun ini kembali diberikan 45 ribu ekor dengan pakan ikan empat ton. "Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan sinergi yang sudah terbangun selama ini. Mulai 2019, kami mendistribusikan benih ikan King Kobia ke Desa Durian sebanyak 32 ribu ekor ke pokdakan,” katanya dalam temu lapang dan sosialisasi kawasan King Kobia serta panen perdana di Desa Durian. (Er/RL)

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations