2018-04-16 dibaca : 352 Kali

Warga Karang Anyar Kabupaten Pesawaran Akan Terima Bantuan Bedah Rumah

bagikan informasi ini :

Waluyo (48), warga Dusun Candi Wulan, Desa Karang Anyar Kabupaten Pesawaran, berharap Bupati Dendi Ramadhona dapat merealisasikan program peningkatan kualitas rumah yang ada di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Harapan tersebut disampaikan Waluyo saat ada seorang pegawai dari Dinas Perkim yang datang dan  memfoto rumahnya serta meminta data dirinya.

"Saya kaget mas, ada orang dinas yang ada datang meminta KK serta surat tanah rumah saya, yang katanya untuk mendata rumah untuk mendapatkan bantuan bedah rumah.  Saya sangat bersyukur dan berharap besar kepada pak bupati rumahnya bisa dibangun, dalam waktu dekat," ujar Waluyo.

Diceritakan pria yang bekerja sebagai buruh serabutan tersebut menjelaskan, selama ini, ia tinggal berpindah - pindah,  lantaran ia tak memiliki rumah, bahkan iapun pernah menumpang di MCK desa dan gubuk dekat sawah,  karena tak memiliki rumah.

“Tapi, waktu itu datang pak Aidin yang sangat membantu saya, dan menjual tanahnya kepada saya secara kredit, agar saya bisa memiliki rumah menetap dan tak berpindah-pindah," ucap dia,  saat ditemui di rumahnya,  Kamis
(5/4).

Kemudian, kata dia, setelah itu dibangunkannya rumah alakadarnya dengan terpal, untuk berteduh bersama anak dan istrinya. "Lalu, warga setempat yang merasa kasihan dengan saya, datang membantu saya
memberi triplek, untuk dinding rumah, jadi seperti inilah adanya rumah saya," jelas dia.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Karang Anyar, Wasiman, meski belum terealisasi namun Bupati sudah memberikan perhatian kepada warganya yang
memiliki rumah kurang layak huni.

"Sebelumnya Bupati meminta Dinas Perkim meminta berkas warga  yang rumahnya sudah tak layak huni, dan saya juga meminta pihak perkim menambahkan rumah Waluyo,  karena kondisinya sangat memprihatinkan," jelas dia.

Sementara itu, Kabid Perumahan Dinas Perkim, Leoni diwakili stafnya Didik yang meninjau lokasi rumah Waluyo menuturkan, bahwa ia sengaja datang berdasarkan perintah Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona untuk mendata rumah warga yang sudah tak layak huni untuk diperbaiki.

"Saya meminta berkas data dan surat keterangan tanah, untuk diajukan sebagai permohonan masuk dalam program peningkatan kualitas rumah," ucap dia.

Dikatakan dia,  berdasarkan prosedur, yang harus dilengkapi diantaranya data diri, seperti KTP,  KK dan keterangan tanah pemilik rumah.

"Ya, untuk rumah Waluyo kita baru mendata saja, semoga saja bisa direalisasikan tahun ini, kalau belum, mungkin tahun depan. Tetapi yang dibantu nantinya hanya berbentuk material, senilai hasil dari verifikasi, jika rusak sedang dan ringan sebesar sepuluh juta dan rusak berat sebesar lima belas juta rupiah," tutur dia.

Lalu, kata dua, jika pengajuan dari pak Waluyo disetujui, maka akan dikirim surat kepada yang bersangkutan,  apakah sanggup membangun atau tidak, dan beberapa persyaratan lain menyusul.

"Bapak doa saja, bisa direalisasikan, nanti kalau disetujui dikirim surat, ke rumah bapak dari Dinas Perkim," kata Didik kepada Waluyo saat mengambil berkas pengajuan. 


Pengirim.  Reftoni Fardani

Keterangan Foto: Rumah Waluyo di Dusun Candi Wulan, Desa Karang Anyar,  saat
didatangi pegawai Dinas Perkim untuk dimasukkan di program peningkatan kualitas rumah.


Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations