2016-09-28 dibaca : 1310 Kali

Bupati Tinjau SDN 19 Negeri Sakti Yang Minim Ruang Belajar

bagikan informasi ini :

 

Sarana dan prasarana yang minim berdampak pada kurang maksimalnya proses belajar mengajar. Seperti yang dialami oleh SD Negeri 19 Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan.

Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona, ST., angkat bicara soal SDN 19 Negeri Sakti, yang harus belajar dengan kondisi sekolah minim ruangan. Bupati pun meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat untuk memperhatikan masalah tersebut. Rabu (28/9/2016)

SDN 19 Negeri Sakti yang dibangun sejak tahun 1978 kini memiliki 77 murid dan guru 11 orang dengan jumlah kelas ada 6 ruang, kelas 1 dan 2 satu lokal di sekat menjadi 2, kelas 3 dan 4 di sekat ruang perpustakaan, kelas 5 satu lokal, kelas 6 di sekat ruang uks dan musholla.

Hal ini dibenarkan oleh Zailani selaku Ketua Komite, “untuk saat ini kita masih minim ruang untuk belajar, terakhir bantuan dari Pemkab rehab atap baja ringan tahun 2013,”tuturnya

Sementara itu, di SDN 19 diharapkan ada penambahan lokal, MCK dan perpustakaan supaya untuk menarik siswa untuk masuk sekolah,”lapor salah satu guru SDN 19

Selain itu juga, Bupati mengatakan untuk tahun ini akan di bangun MCK, dan tahun depan akan di tambah satu bangunan RKB dan perpustakaan,”ujar Bupati

Kemudian Bupati Pesawaran melanjutkan dengan meninjau pasar wiyono dan pembangunan jalan onderlag sepanjang 1 km didusun curuk desa Negeri Sakti Kec. Gedongtataan. Pembanguan jalan tersebut dari dana add sebesar 280 juta.

 

Informasi Terkait
Kumpulan Informasi Terkait Dengan Informasi Diatas

Pimpinan Daerah

Government Public Relations