Image
2017-01-25 Dilihat : 945 Kali

Kelautan & Perikanan

Kabupaten Pesawaran memiliki garis pantai sepanjang 96 km, meliputi pantai teluk Lampung yang berbatasan langsung dengan Selat Sunda serta memiliki gugus pulau-pulau sebanyak 37 buah terletak di Teluk Lampung dan masih perlu dikembangkan potensinya dan terletak di Kecamatan Teluk Pandan, Marga Punduh, Punduh Pidada dan Padang Cermin.

Hasil penangkapan ikan laut sebanyak 11.620,40 ton, Perairan umum 8,10 ton, produksi budidaya laut sebanyak 107 ton, budidaya air payau sebanyak 10,213 ton, budidaya air tawar sebanyak 682,00 ton, produksi olahan perikanan diantaranya penggaraman 1.045 kg, kerupuk 3.200 kg, abon lele 50 kg, olahan rumput laut 30 kg, terasi 1.100 kg jadi konsumsi ikan perkapita 23.55 kg/kapita/tahun.

  • Luas Perairan laut (12 mil / 68.900 Ha) adalah 689 km2
  • Panjang Garis Pantai : 96 Km
  • Pulau-Pulau Kecil : 37 Buah
  • Potensi Perikanan Tangkap : 25,230 Ton
  • Potensi Perairan Umum : 20 Ton
  • Potensi Budidaya Tambak : 750 Ha
  • Potensi Budidaya Air Tawar : 700 Ha
  • Potensi Budidaya Laut : 3.685,5 Ha

Budidaya Laut

Potensi usaha budidaya laut yang dapat dikembangkan di Kabupaten Pesawaran sesuai dengan SK Gubernur Lampung No. C/256/B.II/HK/1982 tanggal 31 Desember 1982 adalah seluas 3.865 Ha yang terdiri dari untuk budidaya mutiara seluas 3.260,5 Ha, rumput laut seluas 250 Ha, budidaya ikan kerapu seluas 50 Ha dan tripang seluas 25 Ha.

Produksi budidaya mutiara mengalami peningkatan menjadi 25,77 kg mutiara bulat dan 20.000 baby oyster. Produksi budidaya laut (KJA) ikan kerapu sebanyak 960,28 ton pada lahan seluas 11,28 Ha terdapat di Kecamatan Padang Cermin seluas 5,60 Ha dengan produksi 867,28 ton dan selebihnya di Kecamatan Punduh Pidada. Sedangkan produksi rumput laut sebanyak 266 ton pada lahan 8 Ha tersebut di Kecamatan Padang Cermin 1,5 Ha dengan produksi 52 ton, Punduh Pidada 3 Ha sebanyak 86 ton dan Marga Punduh 3,5 sebanyak 128 ton.

Perusahaan yang bergerak dalam bidang budidaya kerang mutiara di Kabupaten Pesawaran adalah :

  1. Kyokko Shinju Indonesia di Desa Hurun, Padang Cermin
  2. Hikari Lampung Permai di Pulau Tanjung Putus Desa Sukarame Punduh Pidada
  3. Berkah Indah di Pulau Siuncal Pulau Legundi di Punduh Pidada

Budidaya Tambak

potensi lahan untuk usaha budidaya tambak di Kabupaten Pesawaran seluas 216,95 ha dengan produksi sebesar 2.383,35 ton, yang terdapat di Kecamatan Padang Cermin seluas 115,8 Ha dengan produksi 1.340 ton, Punduh pidada seluas 55 Ha dengan produksi sebesar 624 ton dan di Kecamatan Marga Punduh seluas 45,95 Ha dengan produksi 419,35 ton.

Armada Penangkapan Ikan

Armada penangkapan ikan yang biasa digunakan oleh nelayan adalah jukung, perahu, kapal motor temple dan kapal motor.

Hutan Mangrove

Mangrove sebagai jalur hijau (green belt) sangat berperan penting bagi terciptanya keseimbangan ekosistem pantai. Sebagai upaya untuk mempertahankan ekosistem pantai dan kehidupan sumberdaya laut, maka pelaksanaan rehabilitasi kawasan pantai menjadi salah satu program yang dipriorotaskan. Tujuan pelaksanaan rehabilitasi kawasan mangrove adalah :

  1. Melestarikan fungsi ekosistem pantai melalui penyelamatan dan pelestarian ekosistem bakau/jalur hijau yang berbasis pada partisipasi aktif masyarakat.
  2. Melestarikan sumberdaya perikanan pantai melaui upaya penetapan kawasan suaka pantai dan restocking/se reanching ikan/udang.
  3. Mengendalikan kerusakan pantai melalui penanaman kembali mangrove/bakau dan merehabilitasi kembali ekosistem bakau/jalur hijau yang telah rusak.

Padang Lamun

Wilayah laut pesawaran memiliki persyaratan yang cukup baik bagi pertumbuhan vegetasi lamun adalah di wilayah Kecamatan Padang Cermin, dimana kondisi perairan yang relatif bersih, dasar berpasir dan dnagkal sehingga memiliki penetrasi cahaya matahari yang baik sepanjang tahun. Jenis padang lamun yang terbentuk adalah komunitas tunggal yang ditempati oleh jenis Thalasia Emprichi, Henhalus Acoroides, Helophila ovalis dan sebagainya.

Ekosistem padang lamun di Kecamatan Padang Cermin merupakan wilayah penghasil udang rebon dan secara alami berperan penting untuk perkembangbiakkan berbagai biota laut. Penyebaran ekosistem padang lamun merupakan asosiasi dari formasi mangrove dengan terumbu karang. Indikasi ini telah membentuk rangkaian sistem ekologi yang telah mendukung keberadaan dan keberlangsungan berbagai produk perikanan terutama perikanan tangkap.

Terumbu Karang

Jenis terumbu karang yang dilayah Kabupaten Pesawaran termasuk dalam jenis patch reefs, fingging reefs, brain reefs yang tumbuh pada kedalaman hingga 17 m. Kondisi terumbu karang pada saat sudah mulai rusak akibat kegiatan pengeboman ikan, penambangan batu karang dan diambil untuk dijadikan hiasan.

Pulau-pulau Kecil

Kabupaten pesawaran memiliki 37 pulau yang tersebar disekitar Kecamatan Padang Cermin, Punduh Pidada dan Marga Punduh. Hingga saat ini keberadaan pulau pulau tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk kegiatan ekonomi maupun pariwisata. Pulau yang sudah umum dikenal masyarakat luas yaitu Pulau Pahawang, Siuncal, Tegal, Kelagian, Legundi Tua Dan Legundi. Disekitar pulau tersebut terdapat budidaya kerang mutiara milik PT. Hikan Lampung Permai yang terletak di Tanjung Putus, Pulau Legundi. 

Sumber : Selayang Pandang Kab. Pesawaran 2016

 

Pimpinan Daerah

Cari Informasi

Google

Government Public Relations

Layanan Masyarakat